HKBP AIDS Ministry
HKBP AIDS Ministry

Pemuda sebagai Pionir Gereja (Sosialisasi/Penyuluhan HIV&AIDS kepada Remaja/Naposo HKBP Se-Ressort Tampahan)

Pemuda sebagai Pionir Gereja (Sosialisasi/Penyuluhan HIV&AIDS kepada Remaja/Naposo HKBP Se-Ressort Tampahan)

Oleh Admin, 09 May 2023
Tim HAM bersama Remaja/Naposo HKBP Se-Ressort Tampahan

Minggu (07/05/2023) HKBP AIDS MINISTRY melakukan sosialisasi kepada Remaja Naposo Bulung HKBP Se-Ressort Tampahan yang dilaksanakan di HKBP Tara Bunga, yang dibawakan oleh Inang Diakones Elisabeth Sihombing bersama Team (C. Pdt. Samuel Kurniawan Siahaan, C. Bvr. Septriani Lumbanbatu, C. Diak. Marisa Uli Panjaitan), dan dihadiri 150 peserta (Remaja dan Naposo Bulung).

Diak. Elisabeth Sihombing memberikan Penyuluhan HIV&AIDS

Kegiatan ini diawali dengan ibadah bersama, dilanjutkan dengan kegiatan dari biro SMIRNA [sekolah minggu remaja naposo] oleh bapak Pdt. Toho Sinaga. Dalam sesi ini bapak Pdt. Toho Sinaga menjelaskan mengenai tranformasi  untuk membangun karakter yang lebih baik kepada remaja naposo. 

Sesi selanjutnya dibawakan oleh Diak. Elisabeth Sihombing yang membuka dengan pertanyaan "sejauh mana pemahaman mereka mengenai HIV&AIDS dan di mana mereka pertama sekali mendapat edukasi mengenai HIV&AIDS", dari pertanyaan inilah menjadikan kegiatan itu hangat karena ternyata belum ada dari antara mereka yang pernah mendapat sosialisasi dan pemahaman yang benar terkait HIV&AIDS. Dalam menjelaskan pemahaman yang benar ini beliau menggunakan bahasa yang sederhana, lugas, dan tuntas, karena capaian dari kegiatan sosialisasi kepada Naposo Bulung ini adalah mau menjadikan setiap personil pemuda Kristen sebagai media atau perpanjangan tangan HAM dalam menyampaikan edukasi sebanyak-banyaknya kepada setiap orang, seperti keluarga inti, keluarga dekat, teman dan banyak orang mengenai pencegahan dan pengendalian HIV&AIDS.

Tim HAM bersama Pdt. Toho Sinaga

Pada saat penjelasan narasumber juga memberikan kesempatan kepada Remaja Naposo Bulung untuk bertanya supaya lebih memahami lagi terkait HIV AIDS. Setelah itu sesi juga ditutup dengan kesimpulan dan statment bersama "Three Zero" yang mana di tahun 2030 tidak ada lagi kasus baru orang dengan HIV, tidak ada lagi kematian karena AIDS, tidak ada lagi stigma dan diskriminasi terhadap ODHA. Harapannya Remaja Naposo sadar bahwa orang dengan HIV tidak untuk dijauhi, namun untuk dirangkul dan didukung.

Jl. Gereja No.17, Lumban Dolok Haume Bange, Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara
© 2020 HKBP AIDS MINISTRY. All rights reserved